RINDU SENJA


RINDU SENJA



Namaku Angel 18 tahun, kelas 3 SMA. Sudah 2 minggu aku tidak bertemu dengan Riko karena aku sibuk untuk ujian nasional kelulusan. Riko adalah nama pacarku ^_^, Dia sendiri juga sibuk dengan Tugas akhir kuliahnya, dan juga -___- sama hobby menggambarnya itu. Huufft...
Sekarang UNAS sudah selesai, jadi sudah bisa main – main lagi bareng aiyangkuw ^_^. Duh kangen banget deh sama aiyangkuw itu. Dengar-dengar di alun-alun kota sedang ada pasar malam, huwaaa,,, >_< pingin banget ajak Dia jalan-jalan malam ini. Kangeeen..... pingin manja-manjaan sama dia.. hihihiihiii.... (^3^)/””



Jam 7 aku berangkat dari rumah diantar sama sopir ke kostan Riko. Sampai disana aku pesan sama paman (panggilan untuk sopirku) aku pesan agar tidak usah menjemputku, karena aku akan diantar sama Riko pulangnya. Setelah mengiyakan pesanku pamanpun pergi.

Sekarang aku sudah tiba di depan pintu kost Riko. Terdengar alunan musik pop dari kamar kost Riko, berarti dia ada dirumah pikirku.. ^_^. Kubuka pintu perlahan, ternyata pintunya dikunci “apa dia sedang tidur yaw?” pikirku. Untung aku punya kunci cadangn ^_^, akupun lalu masuk kedalam dan berjalan perlahan. Kubuka pintu kamarnya pelan.. >_< “Ya tuhan semoga tidah bunyi” pintaku  dalam hati. “Kreeetttt,,,” suara pintu terbuka,,,, tapi untung saja Riko tidak menyadari itu.




Sepertinya dia lagi sibuk banget di meja kerjanya, sampai-sampai tidak menyadari kedatanganku.. “syukurlah” ucapku dalam hati..... perlahan-lahan kudekati dia, lalu..... Hap....!!!!! kututup matanya dengan kedua tanganku, tapi Riko tidak terkejut sama sekali...

“Sayang.... aku tau itu kamu” Katanya tenang
“Ummzzz....  kok tau sih sayang (>_<) padahal akukan mau kejutin kamu !”
“Ya siapa lagi yang punya kebiasaan buruk masuk kost orang tanpa izin -___-!”
“iiihh... sayang gitu banget deh sama akuw (>_<)” karena kesal aku cewol pipinya..
“Atit sayang (>_<)..... aku gelitikin loh ntar” ancamnya
“Uuufftt.. (>_<) aku paling gak suka digelitikin” akhirnya aku nyerah deh....

"Yang... kamu tidak kangen ya sama aku??"

"kangen kok" jawabnya singkat
"Kalau begitu.. jalan-jalan yuuukkk (>_<)"
" umz,,, bagaimana yaw......??"
"ayolah sayang.... di alun-alun sedang ada pasar malam loh, ingin sekali jalan-jalan kesana bareng kamu melihat kembang api"

Dia diam saja, sibuk sendiri dengan kegiatan menggambarnya itu.


"yang.."

"emz...." jawabnya singkat
"ayoo main (>_<)/"......"
"Aku sibuk sayang, lain waktu bagaimana??"
"Aku maunya sekarang, sekalian malam minggu kan so sweet (>_<)... ya sayang yaaaa.....!!!" pintaku melas.
"kan bisa main disini, malming berdua disini kan lebih romantis ^__^"

sepertinya aku tidak bisa membujuknya, karena kesal aku jadi ingin mengerjainya.


"serius main disini??" tanyaku mulai iseng

"Hemz.. iyaw"

mulai deh kukerjain dia, kupeluk dan kucium lehernya penuh mesra, Riko kaget dan merinding. sengaja kubuat dia merinding, berarti sukses nih rencanaku. kemudian dia menghela nafas panjang lalu berdiri, aku kaget tiba-tiba dia menggendongku ke atas ranjang. Digenggamnya tanganku erat dan membisikkan sesuatu ditelingaku "Kau begitu sangat menggoda sayangku" ucapnya penuh kemesraan membuatku jadi merinding sendiri.

dia gigit telingaku dengan lembut, dia ciumi leherku penuh mesra membuat jantungku berdegup kencang sekali (>_<). "ini tidak sesuai dengan rencanaku" fikirku dalam hati. Aku terkejut ketika dua kancing bajuku sudah terbuka, perasaanku jadi takut dan cemas.

"Sayaaaang...!!! apa-apaan sih (>_<)!!!" Teriakku histeris


Melihat wajah takutku yang memerah dia langsung tertawa ngakak
"wuahahahhahahhahhaaaa,,,,,,,,,"
"1-0.... weeeeeeeekkkkkk :-P "

katanya sambil menjulurkan lidahnya tanda mengejek kekalahanku. aku kesal ternyata dia mengerjai aku dan aku kalah.

"Iiihh.... sayang bercandanya kayak gitu (>_<)"
"Loh,, sapa yang mulai coba....?"
"Tapikan.. aku....... "

Belum sempat aku mencari alasan dia tersenyum padaku, memelukku dan tidur disampingku.

"Maafin aku ya sayang, saat ini aku lagi sibuk, ada pesanan gambar yang harus selesai besok, semalam saja aku begadang, rasanya pegal-pegal badanku"
"Padahal aku kangen banget sama sayang...." kataku sedih

" Aku juga kangen kok sama kamu... kangeeennn banget, tapi jalan-jalannya jangan sekarang ya!"
"Emz,,,, iya..... kalau begitu... dari pada aku ganggu kamu kerja,, aku pulang saja"
"Mau aku antar sampe halte bus?"
"Tidak usah sayang, aku minta jemput paman saja" 


Kutelfon paman untuk segera menjemputku. 20 menit kemudian paman datang, Riko mengecup keningku dan mengantarku sampai mobil. Dia melambaikan tangannya padaku dan mobilkupun berjalan menuju kerumah.


"Paman....."
"iya NOn...?"
"Antar saya ke alun-alun kota ya..!" pintaku

"Oh,, MAu kepasar malam Non...?"
"Iyah.. malam inikan Penutupan, pati ada kembang api.... saya pingin liat kembang api paman" jelasku.

"Tapi nanti Non dicariin nyonya loh"
"Tadi saya sudah minta izin sama mamah kok, paman tidak usah kawatir"
"Baiklah kalau begitu"

Paman mengarahkan laju mobil ke alun-alun kota. samapai disana ramai sekali.... banyak pengunjungnya, mungkin karena ini malam penutupan. Akupun berputar melihat-lihat, wuuaahhh banyak banget orang berjualan makanan dan aneka barang juga baju ^_^.
Aku melihat ikan Koi bagus banget ^_^. Warnanya kuning, jadi kepikiran untuk membelinya. Setelah kudapat ikan Koi itu aku langsung pergi ke tengah alun-alun. Acara kembang api sudah dimulai. Ramai banget disana....






Praakk.. praaaak.!! Praaakkk!!.....Doooorr....!!


Kembang api diluncurkan satu persatu.. dan meletus diangkasa. indah banget (>_<)/". 

"Seandainya Riko ada disini brsamaku, aku pasti bahagia banget" batinku.
Lalu ada seorang MC di panggung mengucapkan terimakasih atas kedatanagn para pengunjung dipasar malam dan ikut memeriahkan pasar malam event ini.
"terimakasih kembali atas kembang apinya, indah bangat" Ucapku dalam hati sambil tersenyum.

Lalu tidak sengaja mataku mengarah kesebelah sisi kiri panggung.
"Riko...???" ya aku melihat Riko disana, bagaimana mungkin?? pasti kau salah lihat" fikirku.
Aku berjalan lebih dekat lagi untuk memastikannya. ternyata memang benar itu Riko.
Tapi... siapa gadis yang ada disampingnya itu??? sepertinya aku pernah melihatnya??? tanyaku dalam hati.
Aku ingin pergi kesana, tapi langkahku terhenti ketika kulihat gadis itu memeluk Riko mesra, dan tiba-tiba seseorang menyenggolku, aku terkejutdan dan bungkusan ikan koi ku jatuh lalu pecah.Ikan Koi ku menggelat- gelepat,,,,, aku tidak pedulikan itu. aku mencari dimana riko tapi tidak kutemukan. Akupun terduduk memungut ikan KOi yg kini tak berdaya. Air mataku pun jatuh membasahi pipiku.... aku terisak sedih. lalu seseorang berteriak.

"Hei kau membuatnya menangis, lihat ikannya mati"
"Eh,,,, nona... maaf tadi saya tidak sengaja, nanti saya ganti deh ikannya.. jangan anngis lagi ya..!!" pinta orang yang menyenggolku tadi.

dalam hati aku berkata "Aku menangis bukan karena ikan Koi.. tapi......."

Malampun semakin larut...., akupun pulang... dengan membawa 2 ikan koi. warnanya merah dan kuning, orang tadi mengganti ikan koi ku, walaupun ikanku tidak mati.

Diperjalanan mamah menelfonku, mamah sangat menghawatirkan aku, aku bilang aku tidak apa-apa dan dalam perjalanan pulang.

Sampai dirumah aku langsung menuju aquarium, meletakkan koi tadi disana. "nah ikan,,berenang bebaslah disini.... yang akur ya sama yang lain " setelah memberinya makan aku langsung masuk ke kamarku. duduk didepan meja, kubenamkan mukaku diatas disela kedua tanganku. dadaku rasanya sesak,, ingin menangis. Aku meraa sudah dibohongi.... dibohongi sama Dia, orang yang sangat aku cintai. Sampai jam satu malam aku merenung sambil coret-coret tidak jelas. tiba-tiba ada sesuatu yang mengalir dihidungku. Dia menetes dikertas yang kucoret-coret.


"darah...???" aku terkejut.
"Aaah... sial. aku mimisan yaw..!!!"

kubersihkan hidungku dengan tissue lalu kutengadahkan kepalaku biar darahnya tidak keluar lagi. Tapi kepalaku jadi sait sekali, "mungkin lebih baik aku berbaring" fikirku.

Kuberjalan menuju tempat tidur sedikit terhuyung-huyung. Tiba-tiba semua menjadi buram dan gelap, lalu aku terjatuh dilantai tak sadarkan diri.

Keesokan harinya aku terbangun, tapi semua nampak asing...... "ini bukan kamarku" batinku dalam hati. Tidak ada siapa-siapa.... cuma ada aku diruangan itu, aku mencoba bergerak dan baru sadar kalau tanganku diinfus. Kepalaku masih sakit tapi tak sesakit semalam, lalu tiba-tiba seseorang membuka pintu.


"Angel..... Kamu sudah sadar nak? mamah berlari kearahku

"Ini dimana mah...???"
"Ini.. dirumah sakit nak"
"Rumah sakit???"
"IYa sayang.... semalam kamu jatuh pingsan dikamar"
"aku.....???"
"Semalam... waktu mama keluar. ambi minum kedapur, mama lihat lampu kamarmu masih nyala, mama fikir kamu lupa mematikan lampunya, makanya mama masuk. waktu mama masuk, kamu sudah pingsan dilantai.. lalu papa membawamu kerumah sakit"

"jadi semalam aku jatuh pingsan?"
"iya sayang..."
"Lalu,,, dokter bilang apa ma...?"

Mama terdiam dan terlihat sedih.

"ma...?" tanyaku cemas

"eehh,, dokter... dokter,,,"" 

"Dokter bilang kamu kecapekan...!" sahut papa yang baru masuk...

"Iyakan ma..!!"
"iya..... kamu sih maen sampai larut malam... jadi ya kayak gini. lain kali jangan nakal lagi yaw, mama sama papa khawatir sama kamu, takut kalau kamu kenapa-napa"

"begitukah???"
"Maafin Angel ya mahh,,, Paah,,,!!"


"Minta maaf kenapa sayang??" tanay mamaku


"Karena Angel gak nurut sama mama juga papa, Angel jadi ngerepotin mama dan papa sekarang" jelasku

"Iya sayang,,, yang penting sekarang,,, kamu harus sembuh dulu yaw...!!"


"Iya mah,,, makasih,,,,, aku sayaaang banget sama mamah juga papah"


"Kami juga sayang banget sama Angel" Kata papah sambil tersenyum


Aku jadi terharu... rasanya bahagis banget punya orang tua yang sangat mengasihiku, memanjakanku, apa-apa dituruti.... mungkin.. karena aku anak satu-satunya.


Akhirnya aku memeluk mama dan papaku tercinta. "Ya Tuhan.... berikan kemuliyaan Kepada kedua orang tuaku ini" Doaku dalam hati







3 hari dirumah sakit membosankan. Aku ingin sekali pulang, tapi.... dokter belum mengizinkanku. Katanya masih ada yang haris di cek, memangnya aku sakit apa? harus cek ini, cek itu. Akukan hanya kecapekan saja, dasar dokter sukanya mencari keuntungan" fikirku.


Karena bosen dikamar aku mencoba keluar, mama mau menemaniku.. tapi aku ingin pergi sendiri. waktu itu senja.... langit nampak warna jingga... aku pergi ketaman yang ada ditengah rumahsakit itu. Udaranya sejuk... karena banyak pohon, dan nampak asri juga terawat. Aku duduk sendirian menikmati senja itu, tiba-tiba aku teringat Rico. Beberapa hari ini aku tidak pegang HP, jadi tidak tahu kabarnya bagaimana. Apa dia menghubungiku atau tidak. Tapi aku sangat sedih, teringat kejadian malam itu.


Saat aku sedang melamun aku terkejut, seseorang menyodorkan buket bunga,

"Riko...???" ucapku sambil menoleh kebelakang. ternyata bukan Riko, tapi sesosok cowok tak dikenal. sepertinya dia pasien dirumah sakit ini juga, soalnya dia memakai baju pasien.

"apa aku mengejutkanmu???" tanya cowok itu

"aah,,,,, iii...iyaw" jawabku sedikit tergagap
"Maaf kalau begitu.... emz.... namaku Kenta" sambil menyodorkan tangannya padaku.
"ee..... Saya Angel...." jawabku, kamipun saling berjabat tangan.
"nama kamu Angel.....pantas saja.. tadi saya sepertinya melihat Bidadari cantik yang sedang melamun"
"haa..?? maksudnya???"" tanyaku

"aahh,,,,, bukan apa-apa"
"Kamu pasien disini juga???" tanyaku
"Iya... 1 minggu lalu saya menjalani operasi jantung, Belum boleh pulang sampai sekarang, padahal disini membosankan sekali" jelasnya panjang lebar
"Kamu sendiri???" tanya kenta padaku

"aahh,, aku???. emz,,, kata mama aku kecapekan"

"Emz.... begitu yaw....,"
"Yang sabar saja yaw...!"

"Loh kenapa ..???" tanyaku heran


"Eh. maksudku...... yang semangat...!!! (^_^)/... semoga bisa lekas sembuh"

"Eh,,, terimakasih,,,, Kenta juga yaw "" ^_^


"Sepertinya... aku tidak akan bosan lagi deh lama-lama dirumah sakit ini" katanya


"Kenapa....???" tanyaku


"Karena.......... rahasia..... hehehhehheee"

"aah,, kamu mengerjai aku yaw... "

Yah.... sekarang aku punya teman baru, Namanya Kenta.... dia orang nya baik. ramah. dan lembut. kami sering ketemu, ternyata ruangan dia bersebelahan dengan ruanganku.


BERSAMBUNG................................
0 Comments
Tweets
Comments

0 komentar: